• header
  • 2
  • header3
  • header4

Selamat Datang di SMPK Kesuma Mataram : Disiplin - Jujur - Terampil - Mandiri

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP KATOLIK KESUMA MATARAM

NPSN : 50204458

Jalan Pejanggik No.113 Telp.0370-632217 Mataram, Nusa Tenggara Barat


smpk_kesuma_mataram@yahoo.co.id

TLP : 0370-632217


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 73129
Pengunjung : 34389
Hari ini : 16
Hits hari ini : 55
Member Online : 4
IP : 18.213.192.104
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Ekstrakurikuler Matematika




Membuat tangram

Salah satu kegiatan yang dilakukan siswa SMPK Kesuma pada saat ekskul matematika adalah membuat tangram sebagai salah satu permainan edukatif dan sebagai alat peraga dalam mengenalkan konsep-konsep dasar matematika khususnya dalam bidang geometri datar. Bahan yang digunakan dalam membuat tangram adalah kardus bekas (untuk mengajarkan siswa memanfaatkan bahan yang tidak terpakai) kemudian dilapisi kertas metalik supaya lebih menarik.

Tangram adalah permainan yang paling tua yang dikenal dalam matematika. Perminan ini dikembangkan pertama kali di negeri Cina dan sering disebut dengan puzzle china. Tangram berasal dari kata Tang dan Gram.

Tangram (Bahasa Mandarin : 七巧板 (qī qiǎo bǎn), secara harafiah berarti "tujuh papan keterampilan") adalah suatu puzzle yang terdiri dari tujuh keping bangun datar (disebut ‘tans’) yang terdiri atas :

  • Dua segitiga siku-siku sama kaki (besar)
  • Dua segitiga siku-siku sama kaki (kecil)
  • Satu segitiga siku-siku sama kaki (sedang)
  • Satu persegi (kecil), dan
  • Satu jajaran genjang

 

Para ahli berpendapat bahwa Tangram bermanfaat bagi anak-anak dalam berbagai hal, di antaranya (Bohning and Althouse 1997; Krieger 1991; National Council of Teacher’s Mathematics 2003) :

  • Mengembangkan rasa suka terhadap geometri
  • Mampu membedakan berbagai bentuk
  • Mengembangkan perasaan intuitif terhadap bentuk-bentuk dan relasi-relasi geometri
  • Mengembangkan kemampuan rotasi spasial
  • Mengembangkan kemampuan pemakaian kata-kata yang tepat untuk memanipulasi bentuk (misalnya ‘ membalik’, ‘memutar’, ‘menggeser’)
  • Mempelajari apa artinya ‘kongruen’ (bentuk yang sama dan sebangun)

Aturan dasar bermain adalah dengan cara menghubungkan sisi-sisi ketujuh tan (semua tan harus digunakan) dan tiap tan tidak boleh saling tumpang tindih. Kemampuan tertentu tidaklah dibutuhkan untuk bisa bermain tangram – cukup dengan kesabaran, waktu dan imaginasi tiap orang akan dapat memecahkan cara membentuk sesuatu atau menciptakan model imaginer baru. ( Dini, 2016 )




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas