• header
  • 2
  • header3
  • header4

Selamat Datang di SMPK Kesuma Mataram : Disiplin - Jujur - Terampil - Mandiri

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP KATOLIK KESUMA MATARAM

NPSN : 50204458

Jalan Pejanggik No.113 Telp.0370-632217 Mataram, Nusa Tenggara Barat


smpk_kesuma_mataram@yahoo.co.id

TLP : 0370-632217


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 72975
Pengunjung : 34307
Hari ini : 16
Hits hari ini : 40
Member Online : 4
IP : 3.238.107.166
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

LITERASI DI TENGAH PANDEMI




Literasi bukanlah sebuah kata asinng bagi kita. Namun bagaimana dengan maknanya? Banyak yang beranggapan literasi itu hanya sebatas baca tulis saja. Sesunggunya itu keliru karena cakupan literasi sangat luas, menyangkut berbagai aspek, tidak terkecuali hal-hal kecil yang biasa kita lakukan seperti mengucapkan salam. Untuk meningkatkan pemahaman mengenai literasi, Tim Leterasi Sekolah (TLS) mengadakan kegiatan Pelatihan Literasi Sekolah untuk tenaga pendidik dan kependidikan pada (19/8/20) dengan narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu Ibu Ellysabeth Usmiatiningsih, S.Pd. M.Pd. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengingkatan kualitas literasi SMPK yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Terlebih lagi, di tengah pandemi seperti saat ini, maka diperlukan bentuk kegiatan literasi yang menarik untuk meningkatkan minat dan kreativitas peserta didik. Hal tersebut sesuai dengan tema kegiatan kali ini yaitu “Literacy Makes Us Creative, Doesn’t?” Literasi membuat kita kreatif? “Tentu saja,” ujar Pak Very dengan penuh keyakinan.

Banyak hal yang juga dapat diperoleh dari kegiatan ini seperti yang diungkapkan oleh Bu Dini, Wakil Kepala SMPK Kesuma sekaligus Guru Matematika ketika ditemui di sela-sela aktivitasnya menjalankan kegiatan pembelajaran daring,“Dari pelatihan tentang Literasi, banyak hal yang saya dapatkan. Banyak aktivitas sehari-hari dan sederhana yang tidak kita sadari merupakan kegiatan yang menunjang pengembangan literasi. Sebagai contoh membaca artikel mading sekolah, kegiatan siswa pada saat belanja di kantin, antri, jika salah meminta maaf, berterima kasih ketika mendapatkan sesuatu, membuang sampah pada tempatnya, dan lain-lain. Selain itu, literasi bukan hanya diartikan sebagai aktivitas membaca dan menulis saja, tetapi juga mencakup pemahaman pada bidang-bidang tertentu, mampu memilih dan memilah informasi, berbudaya, serta mampu berkomunikasi dengan baik, tidak mudah terpengaruh, dan tidak reaktif terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.”

“Namun, butuh komitmen semua warga sekolah tentang pelaksanaan literasi ini, karena ini menjadi kuncinya menurut saya,” sambut Pak Bowo menyambung pendapat Bu Dini. Selain itu, menurutnya kegiatan ini sangat bagus, khususnya dalam mengelola literasi yang sudah ada di SMPK Kesuma menjadi lebih baik. Pendapat Senada juga dilontarkan oleh Ibu Novi, menurutnya kegiatan tersebut sangat bagus dan dapat menambah wawasan mengenai literasi itu sendiri. Bahkan, ternyata kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan di sekolah selama ini sudah termasuk dalam kegiatan literasi. Serta menurutnya, untuk menjadi manusia yang literat, kita dapat memulainya dari hal-hal kecil di sekitar kita.

Pada akhirnya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan budaya sekolah yang literat. Salam Literasi ...



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas