• header
  • 2
  • header3
  • header4
  • covid1

Selamat Datang di SMPK Kesuma Mataram : Disiplin - Jujur - Terampil - Mandiri

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP KATOLIK KESUMA MATARAM

NPSN : 50204458

Jalan Pejanggik No.113 Telp.0370-632217 Mataram, Nusa Tenggara Barat


smpk_kesuma_mataram@yahoo.co.id

TLP : 0370-632217


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 93542
Pengunjung : 44176
Hari ini : 5
Hits hari ini : 46
Member Online : 4
IP : 3.236.124.56
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

KARYA WISATA 2021 : BEDA CARA SATU TUJUAN




Kegiatan karya wisata atau tepatnya belajar di luar kelas, tahun ini sangat dirasakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun-tahun sebelumnya, peserta didik kelas 8 mengambil waktu 1 (satu) hari untuk belajar di luar kelas (bahkan diluar sekolah) dengan mengunjungi suatu tempat dan mengadakan kegiatan pembelajaran seperti menerima penjelasan, tanya jawab, diskusi di tempat tersebut, tergantung tempat yang dikunjungi. Di tempat tersebut peserta didik juga belajar mengumpulkan informasi/data yang nantinya akan diolah dan kemudian dituangkan dalam bentuk laporan karya tulis.


Namun tahun ini, karena situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung, maka kegiatan tersebut diadakan disekolah. ‘Kalau karya wisata yang lalu kita yang keluar sekolah, tahun ini narasumber yang kita datangkan  ke sekolah’, ungkap Ibu Ni Kadek Mulyawati, S.Pd, selaku ketua panitia.


Dalam kesempatan kali ini, tema yang diambil ada 2 yaitu mengenai kerajinan gerabah dan kerajinan batik, dimana narasumber yang dihadirkan dari SMK 5 Mataram. Dalam pertemuan hari pertama, Selasa (20/4), kegiatan diikuti oleh peserta didik dari kelas 8A dan 8B. Hadir bapak Heru Purwanto  yang memaparkan mengenai kerajinan gerabah. Kerajinan yang juga menjadi icon pulau Lombok, banyak dikembangkan di Desa Banyumulek-Lombok Barat dan beberapa tempat di Lombok Timur. Dalam pemaparannya, bapak Heru, demikian beliau biasa disapa, menjelaskan dari proses penyiapan bahan dan alat untuk membuat kerajinan gerabah sampai hasil akhir yang dihasilkan. Disamping itu, peserta didik juga diajak untuk mempraktekkan untuk membuat suatu bentuk kerjainan gerabah.


Dihari kedua, Rabu (21/4), tema yang diangkat yaitu mengenai pembuatan kerajinan batik. Pada pertemuan hari kedua ini diikuti oleh peserta didik dari kelas 8C dan 8D. Pertemuan kedua yang bertepatan dengan peringatan hari Kartini ini, diisi oleh sosok ibu guru, yaitu Ibu Khusnul Qotimah. Dalam kesempatan kali ini, ibu Khusnul mengajak peserta didik untuk mengenal proses pembuatan batik, dari mulai proses membuat pola, melakukan pemberian lilin/malam sampai proses akhir.


Sebagai kelanjutan dari kegiatan ini, peserta didik di bawah bimbingan guru Bahasa Indonesia akan mengolah informasi yang sudah dikumpulkan untuk dituangkan dalam bentuk karya tulis. ‘Ini esensi dari kegiatan ini, anak-anak diajak untuk membuat karya tulis yang terstruktur baik, sesuai kaidah bahasa Indonesia’, demikian ungkap Ibu Ratu, salah satu guru Bahasa Indonesia SMPK Kesuma.


Semoga pandemi cepat berlalu, sehingga kegiatan ini dapat dilakukan normal seperti tahun-tahun sebelumnya. Maju terus SMPK Kesuma Mataram…


Disiplin – Jujur – Terampil – Mandiri



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :

Pengirim : Ni Kadek mulyawati SPd -  [kadekmulyawati2@gmail.com]  Tanggal : 22/04/2021

Meskipun dalam situasi pandemi covid-19 bukan menjadi penghalang kita untuk terus berkarya yang penting kita tetap mau berusaha untuk menghadapi situasi yg sesulit apapun dengan mencari ide-ide yang baru dan tentunya tanpa mengabaikan prokes. Maju terus SMPK KESUMA.



   Kembali ke Atas