• atas1
  • atas2
  • bulat
  • SMPK
  • prestasi
  • atas1
  • baru

Selamat Datang di SMPK Kesuma Mataram : Disiplin - Jujur - Terampil - Mandiri. Telah di buka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027 untuk gelombang I periode November - Desember, dapatkan potongan biaya pendidikan

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP KATOLIK KESUMA MATARAM

NPSN : 50204458

Jalan Pejanggik No.113 Telp.0370-632217 Mataram, Nusa Tenggara Barat


[email protected]

TLP : 0370-632217


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 303407
Pengunjung : 135260
Hari ini : 4
Hits hari ini : 49
Member Online : 4
IP : 216.73.216.62
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

MATEMATIKA : MENYENANGKAN DAN MENANTANG




Pandemi corona Covid-19 membuat peserta didik harus belajar di rumah.  Demikian juga peserta didik SMPK Kesuma Mataram. Sejak Senin (16/3), sekitar 350-an peserta didik yang biasanya ramai memenuhi halaman sekolah, ruang kelas,laboratorium harus belajar di rumah deng  an bimbingan Bapak,Ibu guru melalui pembelajaran DARING/Online dan bantuan kepengawasan para orang tua di rumah.

Bapak, Ibu guru harus meramu sedemikian rupa sehingga pembelajaran tidak hanya dalama bentuk penugasan, tetapi juga ada materi dan penerapan yang bisa dilakukan di rumah. Salah satu pelajaran yang cukup menarik sekaligus menantang yaitu matematika, khususnya yang disoroti disini adalah materi tentang segiempat (Quadrilateral).

Pada Program Bilingual SMPK KESUMA kelas 7A, Ibu Dini Perwitasari, S.Si yang akrab dipanggil Ibu Dini, mengajak anak-anak memperdalam materi ini dengan memberikan tugas membuat alat peraga edukasi berupa TANGRAM dengan bahan kardus bekas. Petunjuk pembuatan, aturan, langkah serta ukuran diberikan dengan memanfaatkan fasilitas google Classroom.

Setelah alat peraga ini selesai dibuat peserta didik, Bu Dini, yang  sekaligus sebagai wali kelas 7A ini,  memberikan tantangan/challenge, yaitu peserta didik harus menyusun tangram yang sudah dibuat menjadi bangun geometri dan bentuk yang lain, challenge diberikan dengan tujuan melatih berpikir (penalaran)  yang diperlukan untuk belajar geometri, melatih fokus, melatih kesabaran dan mengembangkan imajinasi peserta didik. Penekanan tugas Tangram dan Challenge yang diberikan pada siswa adalah tangram yang sudah dibuat tidak hanya untuk memenuhi nilai tugas, lebih dari itu peserta didik bisa memanfaatkan apa yang sudah dibuat untuk mengembangkan  life skill, terutama dengan situasi saat ini bisa digunakan sebagai aktivitas seru bersama keluarga tercinta di rumah. “My Father and I feel happy, because we could complate the tangram challenge correctly and we also can develop aour skills”, demikian uangkap Diva, salah satu  peserta didik kelas 7A. Hal senada juga disampaikan Keene “Relived and I feel mybrain is homing”. Sambil memberi kesan sambal melatih Bahasa Inggris mereka. #seru2andirumahaja#



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas