• atas1
  • atas2
  • bulat
  • SMPK
  • prestasi
  • atas1
  • baru

Selamat Datang di SMPK Kesuma Mataram : Disiplin - Jujur - Terampil - Mandiri. Telah di buka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027 untuk gelombang I periode November - Desember, dapatkan potongan biaya pendidikan

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP KATOLIK KESUMA MATARAM

NPSN : 50204458

Jalan Pejanggik No.113 Telp.0370-632217 Mataram, Nusa Tenggara Barat


[email protected]

TLP : 0370-632217


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 303446
Pengunjung : 135260
Hari ini : 4
Hits hari ini : 88
Member Online : 4
IP : 216.73.216.62
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2024 “ALLAH SUMBER KEADILAN”




Bulan Kitab Suci tahun ini Gereja mengambil tema Allah Sumber Keadilan. Dalam rangka bulan Kitab Suci ini, SMP Katolik Kesuma Mataram menggelar pertemuan pendalaman Kitab Suci setiap hari jumat guna mendalami ajaran dan sabda Tuhan yang berbicara melalui Kitab Suci. Tetapi apa itu Bulan Kitab Suci ? Let’s see…


Pada sejarah awalnya, Gereja Indonesia memulai bulan Kitab Suci Nasional pertama kali pada tahun 1975. Pada tanggal 30 September Gereja suci sejagat merayakan Santo (St. Gerome) Hironimus, yang menerjemahkan LXX (70) Kitab dari bahasa Ibrani kedalam bahasa Latin.



Alkitab dibagi dalam tiga bagian: Yang pertama adalah Kitab Suci Ibrani dari Kejadian sampai dengan Maleakhi diterima oleh saudara-saudari Kristen yang menyebutnya Kitab Suci Perjanjian Lama dan kita orang Katolik menamakan Kitab Suci Perjanjian Lama Protokanonika yaitu menurut Penetapan Pertama. Bagian kedua dari Alkitab dinamakan Deuterokanonika yaitu Penetapan Kedua berisi tujuh Buku, tambahan dari kitab Ester dan Daniel. Semua ini diambil dari Septuaginta yaitu  terjemahan Kitab Suci Ibrani ke dalam bahasa Yunani. Selanjutnya Septuaginta ini diterjemahkan ke dalam bahasa Latin yang disebut Vulgata. Saudara-saudari Kristen namakan Deuterokanonika ini sebagai apokrifa yaitu Kitab yang tersembunyi, bukan Kitab Suci. Kita orang Katolik menerima Deuterokanonika sebagai Kitab Suci. Bagian ketiga dari Alkitab adalah Kitab Suci Kristen yang orang Yahudi tidak terima tetapi kita semua orang Kristen terima sebagai Kitab Suci.


Orang Yahudi menamakan seluruh Kitab Suci itu ToNĕK yang merupakan singkatan dari Torat yaitu Lima Kitab Pertama (Kitab Musa): Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan.  singkatan dari Nĕbi’im yang adalah nabi-nabi. Lalu K  adalah singkatan dari Ketubim artinya Kitab-kitab yang lain.


Lima Kitab Pertama dinamakan Pentateukh dalam bahasa Yunani artinya Lima Gulungan. Dinamakan juga Torat Musa. Ada nabi terdahulu yang tidak menulis seperti Yosua, Samuel, Natan, Elia, Elisa. Ada nabi kemudian yang menulis. Nabi kemudian ini dibagi menjadi empat nabi besar: Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dan Daniel. Lalu ada dua belas nabi kecil di dalamnya termasuk Nahum dan Habakuk.


Pada bulan Kitab Suci tahun ini Gereja menggunakan dua tokoh dalam Kitab Suci yakni Nabi Nahum dan nabi Habakuk. Nahum menyampaikan Sabda Tuhan yang berbicara tentang Niniwe, sebuah kota di luar  Israel. Tetapi seperti nabi Yunus pergi ke Niniwe meminta orang Niniwe bertobat dan semua bertobat, maka nabi Nahum menunjukkan bahwa Allah menghancurkan kejahatan dan dosa tetapi panjang sabar dan besar kuasa-Nya untuk mereka yang bertobat dan yang berbuat baik. Allah mendatangkan angin ribut juga musim kering sehingga Basan dan Libanon yang penuh kayu itu menjadi kering apalagi Israel yang sudah cukup kering. Kalau berdosa terus maka Israel mengalami lagi padang gurun seperti nenek moyang mereka selama 40 tahun. Manusia mengalami bahwa Allah marah tetapi sebenarnya dosa dan kejahatan itu yang menghancurkan dan membinasakan manusia. Maka Allah meminta Israel untuk berlindung kepada Allah, bertobat dan berbuat baik sehinga Allah menjadi pengharapan dalam kesulitan. Ada banyak kesulitan yang kita alami di Lembata khususnya beberapa tahun ini: hujan sangat kurang dan kebun memberi hasil sedikit saja. Maka kita hendaknya jangan buat tambah susah saudara-saudari kita yang sudah susah banyak tetapi kita saling menolong dan pemerintah juga Gereja bisa memperhatikan orang-orang susah itu.


Dalam Kitab Nabi Habakuk, dikisahkan bahwa bangsa Israel waktu itu dijajah bangsa asing. Hidup agama mereka susah setengah mati. Bait (Rumah) Allah dihancurkan oleh musuh. Tetapi Israel membangun lagi Bait Allah itu. Diharapkan bahwa musuh yang merusakkan rumah Tuhan dan membunuh banyak orang Israel (Yahudi) itu mengalami sendiri apa yang mereka mau lakukan untuk umat Allah. Kita juga mungkin mengalami kesulitan dalam hal agama. Kita bangun gedung Gereja di beberapa stasi dan Gereja besar kita dengan banyak kesulitan. Tetapi dengan membangun gedung gereja kita membangun hidup kita sebagai umat. Mari kita satu hati terus membangun.


Nabi Nahum melanjutkan dalam 1:11 bahwa muncul orang yang merancang kejahatan kepada Tuhan. Dalam 1:12 Allah bersabda: “Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya, tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa”. Dan 1:15 Allah lanjutkan: “Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera. Rayakanlah hari rayamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu! Sebab tidak akan datang lagi orang dursila (jahat) menyerang engkau; ia telah dilenyapkan sama sekali”.


Hendaknya melalui bulan penuh rahmat ini, umat Katolik semakin menghayati Kitab Suci sebagai pedoman hidup, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih meneladani pola hidup takut akan Allah dalam lingkungan sekolah.


 


Penulis : Bapak Nano



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas